Sawasdee 29 Project, Thailand (Part 1)
Halo teman - teman, jadi hari ini aku akan menceritakan pengalaman
aku ikut program Global Volunteer AIESEC.
Jadi
awalnya, aku udah tau kalo ada program AIESEC ke Thailand terus aku cerita sama
aiesecers gimana caranya ikutan. Setelah tau aku bikin akun di expa atau
aiesec.org dan memilih global volunteer di Thailand, aku milih 2 LC, oh iya LC
itu Local Committee maksudnya universitas yang bertanggung jawab sama exchange kita di negara tujuan, yah kurang lebih
gitulah hahaha. Tapi LC yang aku daftar itu ada yang slowrespon banget, jadinya
aku cuman interview dengan LC Bangkok University. Sebelum Interview mereka
bakal ngirimin email untuk jadwal interview, ya sebelum interview aku belajar
dong gimana ngomong Bahasa inggris dan mencari tahu tentang project yang bakal
aku kerjain disana.
Hari interview udah tiba, deg-degan dong
rasanya mau bicara Bahasa inggris sama orang Thailandnya langsung, tapi dengan
segala rasa kepede-an diri ini, aku mulai video call deh, interviewernya itu
aiesecer di Bangkok University, dia baik dan ramah banget bahkan aku hamper sejam
bicara sama dia karena kebanyakan bercanda. Setelah interview itu, 3 hari
kemudian aku dapat email kalau aku lolos tes. WOAAAHH I’M SO HAPPY, jujur aku
senang banget soalnya aku nggak pernah interview lewat video call dan bicara Bahasa
inggris.
Pengumuman
lulus udah keluar, selanjutnya mereka bakal ngirimin berkas – berkas untuk kontrak
dan untuk membuat visa. Kenapa membuat visa padahal kita akan ke Thailand?
Karena kita di sana selam 6 minggu ya. Ngurus visa rada ribet ya, aku jauh dari
Jakarta jadi aku harus pake travel gitu, kalau buat visa di Jakarta kira – kira
butuh waktu 3 hari tapi kalau lewat travel mungkin bisa sampai 2 minggu, kalau harga
ngurus visa lumayanlah, bisa beli 1 kulkas kecil buat di kos hahaha. Eits, tapi
ingat ya kalau mau ngurus visa ya buat passport dulu .
Setelah
semua dokumen lengkap, aku baru pesan tiket pesawat. Saran aku jangan cepat-
cepat beli tiket pesawat, pastikan semua dokumen aman baru beli, taukan gimana
kalau udah beli tiket pesawat tapi visanya bermasalah atau ditolak? Waduhhh gawat
tuh. Karena aku dari Makassar jadi beli tiketnya Makassar- Jakarta- Bangkok. Aku
naik maskapai berbeda dari MKS ke CGK, aku nggak mau beli yang langsung ke
Bangkok karena harganya mahal. Jadi aku ke Bangkok itu naik Thai Li*n Air,
bagasi udah ditanggung 20kg + 7kg di kabin.
The day is comiiiiiingg………..
Sawasdee
Thailand ! Oh iya aku lupa ngasih tau nih, jadi proyeknya itu Sawasdee Thailand
29 Project LC Bangkok University. Mendarat di Bandara Don Mueang, aku di jemput
sama AIESECers Namanya Mike dan Anna (Hi Anna and Mike if you read this I just
wanna say I love u hahaha” lalu bertemu sama Exchange Participant dari negara –
negara lain, and then we went to BU. Ke Bangkok
Universitynya naik Bus umum, tau gak sih gimana ribetnya bawa koper berat di
dalam bis umum hahaha kesan pertama yang bisa dibilang cukup buruk sih, orang –
orang pada ngeliatin kita. Setelah sampai di BU, kita dikasih kunci kamar, tempatnya
seperti asrama mahasiswa gitu, fasilitasnya cukup bagus kok, ada AC juga
hehehe. 1 Hal yang baru aku tahu tentang Thailand, yaitu malam atau matahari
terbenam itu jam 7 malam, jadi agak culture shock sih shalat maghrib jam 7
malam.
Segitu dulu ya ceritaku.
Bersambung ~~
Komentar
Posting Komentar